Sidak Komisi III DPRD Cimahi ke Borma Cihanjuang, Trotoar dan Drainase Jadi Sorotan


Cimahi,Suara Indonesia Post.Com- Ketua Komisi III DPRD Kota Cimahi H. Enang Sahri Lukmansyah, melakukan inspeksi mendadak ke kawasan depan Borma Jalan Cihanjuang, Kecamatan Cimahi Utara, Jumat 12 Juni 2026. Sidak ini menindaklanjuti keluhan warga terkait alih fungsi fasilitas publik.


Keluhan masyarakat menyoroti dugaan alih fungsi drainase dan bahu jalan yang dipakai aktivitas komersial. Kondisi itu dinilai mengganggu hak pejalan kaki karena trotoar menyempit dan air tak bisa mengalir optimal saat hujan.


H. Enang Sahri Lukmansyah tidak datang sendiri. Ia turun bersama Kepala Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Dinas PUPR Kota Cimahi. Lintas instansi dilibatkan agar solusi yang dicari komprehensif dan tidak berat sebelah.


H. Enang Sahri Lukmansyah, menyampaikan, kami turun langsung untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat ditindaklanjuti. Prinsipnya, fasilitas pedestrian harus tetap terjaga karena merupakan hak masyarakat yang wajib dilindungi.


"Hasil pengecekan lapangan lalu dicocokkan dengan site plan. Diketahui area yang dipersoalkan masuk lahan milik pihak swasta. Temuan ini jadi dasar diskusi agar regulasi dan kepentingan warga bisa dipertemukan," ujar Enang.


Meski statusnya lahan swasta, Enang menyebut itu bukan penghalang. Pemkot dan DPRD tetap mendorong solusi bersama supaya kenyamanan pengguna jalan tetap diutamakan tanpa melanggar aturan tata ruang.


"Manajemen Borma dinilai kooperatif selama pertemuan. Pihaknya menyatakan siap berkoordinasi dengan Pemkot Cimahi. Sikap ini membuka ruang negosiasi teknis agar semua pihak dirugikan seminimal mungkin," terang Enang.


Komisi III bersama perangkat daerah kini menyusun langkah teknis. Tujuannya trotoar difungsikan optimal, aman, nyaman bagi pejalan kaki, sekaligus tidak menghambat arus lalu lintas padat di Jalan Cihanjuang.


"Alhamdulillah, pihak Borma menyambut baik upaya ini. Kami akan cari solusi terbaik yang mengakomodasi kepentingan masyarakat tanpa mengabaikan tata ruang dan keselamatan," tutup Enang.  (**)

Komentar

BERITA TERKINI